Tabel Konten
- Konsep Utama: Mandiri dalam 120 Jam
Dalam situasi darurat seperti bencana alam, serangan siber, atau pemadaman listrik total, bantuan pemerintah mungkin membutuhkan waktu untuk sampai ke seluruh daerah. Anda diharapkan mampu bertahan secara mandiri selama 5 hari (120 jam pertama).
- Tiga Langkah Persiapan Diri
Untuk membangun kesiapsiagaan, terdapat tiga langkah utama yang harus dilakukan:
- Langkah 1: Siapkan Emergency Kit / Tas Siaga Bencana (TSB).
- Langkah 2: Buat Rencana Darurat (kesepakatan cara bertemu atau menghubungi orang terdekat).
- Langkah 3: Saling Berbicara dan Membantu (berbagi tips dan bantuan dengan tetangga/keluarga).
- Isi Tas Siaga Bencana (Kebutuhan Per Orang)
Dokumen merinci perlengkapan yang harus disediakan untuk bertahan selama 5 hari:
- Air & Makanan: 15 liter air tersegel , 10 mie instan, 5 kaleng sarden/tuna, dan 5 biskuit.
- Uang Tunai: Minimal Rp1,5 juta untuk dewasa dan Rp500.000 untuk anak-anak.
- Penerangan & Informasi: Senter, baterai cadangan, lilin, korek api , radio darurat bertenaga baterai, dan powerbank penuh.
- Kesehatan: Kotak P3K, obat-obatan pribadi (pereda nyeri, obat maag, dll.), serta alat kebersihan seperti tisu basah dan hand sanitizer.
- Dokumen & Lainnya: Fotokopi KTP/KK, peta fisik , peluit, dan kunci cadangan.
- Garis Waktu Krisis (+120 Jam)
Dokumen memberikan gambaran apa yang terjadi jika sistem lumpuh:
- Awal: Listrik, internet, transportasi, dan sistem pembayaran (QRIS/Debit) mati.
- +6 Jam: Sinyal telepon hilang total.
- +24 Jam: Aliran air PDAM terhenti.
- +72 hingga +120 Jam: Posko bantuan mulai berdiri, bantuan air dan logistik tiba, serta listrik/internet mulai pulih secara bertahap.
- Daftar Nomor Darurat Penting
Simpan nomor-nomor ini dalam bentuk fisik (catatan kertas):
| Layanan | Nomor |
| Panggilan Darurat Umum | 112 |
| Pemadam Kebakaran | 113 / 1131 |
| Ambulans / Kemenkes | 118 / 119 |
| BASARNAS | 115 |
| Posko Bencana Alam | 129 |

